UB oh UB, Melas Tenan (part III)

Sebuah testimonial dari seorang mantan mahasiswa UB,  yang saat ini sedang melanjutkan studi di Amrik sono, tadinya ini hanya merupakan comment dari tulisan saya .. tapi berhubung karena panjang .. alangkah lebih baik saya jadikan topik sendiri. Thx to Hendarmawan .. semoga lebih sukses lagi di Amrik sono.

————————–

Hendarmawan
http://radhen.wordpress.com


Assalam…

wew ini bukan kejadian pertama

tapi bener2 ngisin2i sekaligus melas juga ya
INAICTA 2007 saya satu2nya finalist dari UB n mahasiswa jg waktu itu saya mengurus semuanya murni biaya sendiri. Kampus tiada cukup perhatian utk masalah ini, udah puluhan event nasional – internasional yg saya ikut andil bagian yg atas inisiatif sendiri dan sangat2 kurang perhatian dari kampus UB tercinta. Namun kampus bagaikan rumah n keluarga sendiri, tak lupa ketika juara pasti memberitahukan ke jur, fak, rektorat ataupun kalah ku mengadu ataupun ketika ada undangan dari 3 kementrian n presidenpun saya beritahukan.

Back to topic: Alhamdulillah ada uang hasil lembur n kerja sendiri. Jadi nekat saya ke JKT, eventhought saya gak tahu tempat dan nantinya seperti apa. berangkat dengan bismillah naik bis n mandi di garasi bis. berbekal semangat 45 untuk menang, saya ke hotel bidakara kawasan depkominfo jaksel. disana terkaget saja, diantara 10an finalist kategori, saya hanya yg seorang diri, mahasiswa lagi n laptop pinjaman pula :p, yg lainnya dosen, doktor dan perusahaan IT. saya sudah persiapkan segala suatunya: paper, dokumentasi, SOP, CD manual, Demo CD, Buku dan prototype karya serta tak lupa powerpoint presentation juga. Dewan juri semua mengacungi jempol dan salut atas presentasi dan hasil kerja saya, tapi setelah pengumuman beberapa hari sesudahnya, saya belum beruntung menyabet juara 1. ( waktu itu yg diambil hanyalah juara 1 untuk dikirim ke APICTA 2007. utk diketahui INAICTA 2007 adalah yg pertama diselenggarakan ). tapi saya bersyukur sekali walaupun tdak juara pertama. satu lagi yg bikin sedih, waktu itu puasa ramadhan 2007, dan sudah larut malam, jam 9 malam. pun panitia tidak menyediakan hotel, saya istirahat di masjid di usir satpam. akhirnya saya melobi panitia dan alhamdulillah saya satu2nya dari peserta yg dibiayai untuk tinggal di hotel )dengan bill hotel sehari di bidakara waktu itu setengah juta klo gak salah sangat berarti bagi saya sebagai mahasiswa n atas biaya sendiri semuanya, termasuk riset, persiapan, dan semuanya.

Saya nggak menyalahkan UB dalam hal ini, tapi sangat kecewa sekali. bahkan UB tidak appreciate apa yg saya anggap masterpiece dalam hidup saya sedangkan nasional n kementrian mengakuinya. saya sedih tapi itu tidak memutus semangat saya, dan benar setelah itu beberapa kali saya menyabet juara nasional dari 3 kementrian (dikti (medali emas pimnas), depkominfo (best research, best R&D award , menpora : young science and technology award) dan so on. saya puas bisa menyarakan UB di level nasional dan saya merasa menjadi bagian dari UB yang harus membesarkan Ub juga, meski ‘dia’ tidak tahu T_T.

Finally, Saya merasa prihatin dengan temen2 yang punya potensi tapi ‘tidak berani’,’takut’,’nangis’ ikut andil bagian setiap event tapi tiada dana n sentuhan dati ‘dia’. Saya sangat berharap ‘dia’ tahu dan ‘appreciate’ dengan mereka: adik2ku yg kucintai.

makasih dan sukses selalu,


Hendarmawan
Oregon State University
OR, USA

ex. UB tercinta 2008 ini
from here, I missed you so much
I promise, I’ll come back to Indo again
I’ll be strong and smart to brighten my Indonesia
I love Indo

~U can if U think U can~

3 Responses

  1. Yah..beginilah nasib anak UB….

  2. heheheh…
    selamat selamat🙂
    kadang hen, kesulitan itu perlu disyukuri. justru harus disyukuri. karena kesulitan itu yang akan menempa kita.
    membuat kita jadi tangguh🙂

    buat aku, lets do. bangsa ini tidak akan pernah besar dengan keluhan. sampaikan pesan semangat pantang menyerah. tularkan virus itu seperti yang dilakukan oleh andrea hirata. hingga suatu saat nanti lingkungan yang akan mempermalukan mereka-mereka yang atas fungsi dan jabatannya tapi tidak amanah atas itu🙂

    salam kenal. senang berkenalan dengan sesama alumni, masih muda pula, dan prestasinya keren seperti kamu.

  3. to qentang : titip pesen diatas buat itu anak heheheh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: