Kebutuhan dan keinginan, sebuah renungan pasca Lebaran

Lebaran telah usai, hiruk pikuk dan euforianya mungakin masih terasa sampai saat ini. Akan tetapi jika kita renungkan lebih lanjut, layakkah kita merayakan Lebaran? pantaskah kita ? Kalau anda mengikuti solat jum’at di bulan Syawal, anda tentu akan menemukan tema yang hampir serupa disetiap masjid yang ada, yang pada intinya mempersiapkan untuk menghadapi 11 bulan ke depan. Sempat teringat perbincangan ketika menjelang mudik dengan teman saya ketika hari-hari menjelang mudik, yang akhirnya menggelitik untuk menuliskannya.

Kebutuhan dan Keinginan

Kebutuhan adalah salah satu aspek psikologis yang menggerakkan mahluk hidup dalam aktifitas-aktifitasnya dan menjadi dasar dan alasan berusaha. Didalam tulisannya yang berjudul “A Theory of Human Motivation”,  Abraham Maslow menggambarkan dalam bentuk piramida tentang hierarki kebutuhan maanusia, mulai dari kebutuhan fisik (physiological needs) – bernafas, makan, minum, hubungan seksual, tidur dan lain-lain sampai pada tingkatan tertinggi yaitu aktualisasi diri (self-actualization needs) – menuangkan kreatifitas, dihormati dan lain-lain

Continue reading

UB oh UB, Melas Tenan (part III)

Sebuah testimonial dari seorang mantan mahasiswa UB,  yang saat ini sedang melanjutkan studi di Amrik sono, tadinya ini hanya merupakan comment dari tulisan saya .. tapi berhubung karena panjang .. alangkah lebih baik saya jadikan topik sendiri. Thx to Hendarmawan .. semoga lebih sukses lagi di Amrik sono.

————————–

Hendarmawan
http://radhen.wordpress.com


Assalam…

wew ini bukan kejadian pertama

tapi bener2 ngisin2i sekaligus melas juga ya
INAICTA 2007 saya satu2nya finalist dari UB n mahasiswa jg waktu itu saya mengurus semuanya murni biaya sendiri. Kampus tiada cukup perhatian utk masalah ini, udah puluhan event nasional – internasional yg saya ikut andil bagian yg atas inisiatif sendiri dan sangat2 kurang perhatian dari kampus UB tercinta. Namun kampus bagaikan rumah n keluarga sendiri, tak lupa ketika juara pasti memberitahukan ke jur, fak, rektorat ataupun kalah ku mengadu ataupun ketika ada undangan dari 3 kementrian n presidenpun saya beritahukan.

Continue reading

UB oh UB, Melas Tenan (part II)

Sedikit foto-foto yang belum sempet diedit dari ajang INAICTA 2008 pada hari terakhir, tak usahlah kita bandingkan dengan Binus atau UI, cukup kita bandingkan dengan SMP dan SMA saja ..😀. Bahkan standnya pun diserobot oleh peserta lain dengan standing banner-nya .. melaas melaas. Mudah2an ga jadi tempat sampah orang2 buang brosur (walaupun dah kejadian)

UB oh UB, Melas Tenan (part I)

Menyakitkan, itulah sebuah kata yang bisa mewakilkan perasaan hati saya ketika mengunjungi acara Eksebisi (pameran) Indonesia ICT Award (INAICTA) 2008 yang bertempat di Gedung Jakarta Convention Center kemarin.

INAICTA 2008 berisi serangkaian acara yang dimulai pada bulan Maret 2008 dan berakhir pada bulan Agustus 2008. Kegiatan utama INAICTA 2008 adalah perlombaan karya dan inovasi di bidang TIK, seminar, workshop, ekshibisi, business matching program dan malam penganugerahan. INAICTA 2008 cukup istimewa karena pada perhelatan akbar komunitas TIK Indonesia ini bertepatan dengan 100 tahun peringatan Kebangkitan Nasional.

Suatu hal yang menggemberikan, ketika membaca  hasil seleksi dari ratusan karya bahwa salah satu karya dari Universitas Brawijaya yang dalam hal ini di wakili oleh Fakultas Teknik yang notabene jurusan Elektro dengan judul BRAILLEVOICE (berita lainnya dapat dibaca disini) masuk menjadi nomitor dalam perhelatan akbar tersebut, dan berhak untuk memamerkan produk-produk mereka pada tanggal 7 – 8 Agustus 2008 di JCC dengan mendapat jatah satu stand untuk pameran. Tapi apa yang terjadi sodara-sodara, sampai acara di buka oleh Bapak Menteri Komunikasi dan Informatika, Moh. Nuh stand tersebut masih kosong !!, bapak menteri hanya berkomentar, loh ini karyanya mana .. standnya koq kosong .. duh melas.

Continue reading

Hipertensi (auch)

2 Hari ini menderita flu yang cukup hebat, hidung buntet, tenggorokan gatal n batuk2, pusing di lengkapi demam, mantap abis lah pokoknya.

Iseng punya iseng pengen ah sekali-sekali kedokter sambil manfaatin kartu askes (ho ho ho PNS ni ye), ternyata berbuah penyesalan. Emang sih kata dokter cuman flu agak berat. Cuman berita sampingannya itu loh yang bikin ga enak.

Begini cerita nya, pertama-tama si dokter periksa tenggorokan, trus kelopak mata ane di buka, perut di ketok-ketok, panasnya di cek (alhamdulillah tidak terlalu tinggi katanya) dan terakhir periksa tekanan darah. Nah pas periksa tekanan darah ini yang bikin ga enak, si dokter tampak sedikit heran terus mengulangi lagi memeriksa tekanan darah.

Qenthank : ” ada apa dok?”

Dokter : ” ga pa pa mas, coba saya ulang lagi, ngomong-ngomong masnya kerja apa ? atau mungkin sedang ada pikiran”

Qenthank : ” Saya kerja di ***** donk sambil juga punya usaha kecil2an, kenapa dok”

Dokter : “ndak saya koq heran, tensinya koq tinggi ya 140/90″

Qenthank : ” masa sih dok, setau saya itu malah darah rendah loh tekanan darah saya boro-boro 140, 100 aja jarang nyampe”

Dokter : ” Yah, mungkin lagi stress aja” ujar si dokter dengan santainya sambil kembali ke mejanya”

Dokter : ” hati-hati mas, mas punya bakat hipertensi, dulu mungkin bs jadi darah rendah … mungkin aslinya itu mas nya punya bakat darah tinggi, ayah atau ibu menderita hipertensi ?”

Qenthank : ” ada dok, ayah”

Dokter : ” ya sudah, santai aja dan Jangan Merokok, nanti kalau flunya udah sembuh dan kondisi normal coba ukur lagi tekanan darahnya”

Oh My God, jadi serba salah, disatu sisi bersyukur karena pas browsing kiri kanan itu masih masuk katagori hipertensi ringan dan juga masih dalam kondisi badan tidak fit (kali-kali aja gara2 sakit tekanan darahnya naek), di sisi yang lain ada rasa dongkol juga, nyesel juga ke dokter, jadi tau deh kalau bakat hipertensi

Mabok Naek Travel

Oh Mi God,

Like Usually, hari ini balik lagi ke Malang setalah pulang kampung mingguan dari Surabaya, naik travel dengan calon bojoku tercinta. Perasaan setalah naik pertama kali udah rada-rada ga beres. Ngeliat tampang supir travel yang rada-rada ga beres menambah kerisauan hati.

Benar ternyata sodara-sodara sekalian .. setelah keluar jalan tol, dengan tangkas sang supir melajukan mobil, enak sih .. cepet .. but goyang dombretnya membuat perut ini serasa diaduk-aduk, mungkin karena duduk di belakang kali yee ..

Alhasil sampe di rumah kontrakan .. keringet dingin n pala pusing serta perut eneg .. ampooon dah. Mau tidur ga bisa, perut sampe di olesin minyak kayu putih abis setengah botol belum juga reda nih mual n pusing. Hiks. Tau gitu tadi tak gantiin aja tuh supir .. aku aja yang nyetir …

Tapi tenang .. perasaan ini akan kubalaskan pada teman-temanku yang lain seandainya aku nyupir mobil .. ho ho ho .. (laugh like a devil)

Back To Opis

Akhirnya setelah sebulan ini riwa-riwi sana sini …

Di mulai dengan kegiatan Forum Nasional Departemen Pendidikan (Fornas) yang dengan tepat jatuhnya mengenai kota Malang, cukup menguras energi dan tenaga serta waktu. Semakin banyaknya pihak yang terlibat mengakibatkan susahnya koordinasi antar masing-masing pihak (institusi) .. well anyway .. cerita mengenai kegiatan ini nanti aja dech.

Kemudian setelah acara tersebut … liburaaaaaan …

Heheheh .. kantor ane liburan ke Surabaya selama 2 hari 2 malem … enak tenan .. badan cape tapi enyak enyak enyak. Cerita dan gambar-gambar liburan juga nanti aje yeeee …

Yang penting sekarang back to opis , langsung masuk kerja persneleng 4 … edan tenaaaan